Hadoh… Pencitraan Doang: Mensos Risma Pamer Cuci Mobil Dinas, Ternyata Mobilnya Nunggak Pajak Ironi Sekali Bukan?

Headline-news-id Jakarta Senin 27 Februari 2023: Beredar video viral Menteri Sosial Tri Rismaharini sedang mencuci mobil dinas berplat merah. Namun, belakangan diketahui ternyata mobil tersebut nunggak pajak.

Mensos Risma Pamer Cuci Mobil Dinas, Ternyata Mobilnya Nunggak Pajak!

Video tersebut diunggah oleh salah satu akun Twitter hingga akhirnya viral. Dalam video berdurasi singkat itu tampak Risma memakai kemeja putih dan sepatu boots karet menyemproti mobil dengan selang.

Risma tampak begitu sibuk membersihkan noda-noda di mobil dinasnya itu. Belum diketahui secara pasti kapan video tersebut diambil, namun beragam komentar langsung membanjiri kolom komentar.

Salah seorang warganet menyoroti pajak mobil dinas RIsma tersebut. Melalui situs Samsat DKI Jakarta, terungkap ternyata mobil tersebut menunggak pajak.

“Bu masa pajaknya sudah habis belum bayar pajak. Ahh gimana ini. Selain mobilnya dicuci, bayar juga pajaknya dong,” ujar seorang warganet.

Dari foto tangkapan layar status pajak mobil dinas dengan nomor polisi B 1540 PQS yang dicuci Risma itu, terlihat bahwa pembayaran pajak kendaraan sudah melewati jatuh tempo yakni pada tanggal 3 Agustus 2022.

Berdasarkan aplikasi tersebut, kendaraan dinas tersebut berstatus masa pajak habis. Besaran pajak yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp 1.230.600.

Terungkapnya fakta tersebut membuat warganet langsung beramai-ramai memberikan komentar.

“Enggak cuma anak buah yang disemprot, mobil inas juga kena semprot sama bu Risma,” kata seorang warganet.

“Ya Rabb, banyak permasalahan di Kemensos yang dilakukan malah sujud, nyuci mobil, nyapu-nyapu, marah-marah. Terus apalagi?” balas warganet lainnya.

Plat merah kan pajaknya murah. Kenapa sampai enggak dibayarkan. Ternyata yang tahu pajak banyak yang tidak bayar pajak,” timpal warganet lainnya.

“Jangan-jangan mobilnya semua belum bayar pajak,” ujar warganet lain.

(Red/Tim-Biro Pusat Headline-news)

banner 970250
error: