NEWS  

Irjen Marthinus Hukom Langsung Hadir Dalam Agenda Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Usai Dilantik Presiden Jokowi Sebagai Kepala BNN

Jakarta,headline-News.Pemunashan barang bukti Narkoba tersebut berlangsung di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur,Berdasarkan pantauan awak media Marthinus masih mengenakan setelan jas yang digunakannya saat dirinya dilantik presiden di Istana Negara pagi tadi ketika menghadiri pemusnahan narkoba.Ia tampak didampingi Kepala BNN sebelumnya Komjen Petrus Golose dalam agenda pemusnahan narkoba tersebut.
Selain itu, ia juga ikut memusnahkan tiga bungkus dari total 36 kilogram narkoba berbagai jenis yang berhasil diungkap BNN.
Kemudian pada saat memberikan sambutan, mantan Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror Polri itu pun langsung memberi ultimatum kepada para bandar yang saat ini masih berkeliaran.Bahkan tak hanya kepada bandar, Marthinus juga memperingatkan kepada oknum aparat penegak hukum apabila turut terlibat dalam kasus peredaran narkoba maka akan pihaknya tindak.”Pesan saya kepada para bandar narkoba bahwa kalian berhadapan dengan hukum. Kita tidak akan main-main dan tak mentolerir siapapun bandar kemudian aparat yang terlibat,” ujar Marthinus.

Sebab menurutnya, negara sangat serius dalam upaya pemeberantasan narkoba.

Bahkan pria yang merupakan lulusan Akpol 1991 itu sampai mengulangi kata-katanya perihal keseriusan negara dalam memberantas narkotika.
“Kita tidak main-main. Negara serius menangani narkotik, saya ingatkan lagi negara serius menangani narkotik,” tegasnya.

Terkait hal ini, Marthinus menjelaskan bahwa dirinya memiliki pengalaman yang sama dengan Komjen Petrus dalam menghadapi teror.

Selama ini, ia bersama Petrus telah berhasil mengurangi teror dengan menggunakan berbagai pendekatan.”Pendekatan penegakan hukum, intelijen, pencegahan, pendekatan rehabilitasi. Kita akan bermain di semua lini,” ujar dia.

Sebagai informasi BNN RI sendiri memusnahkan total 35 kilogram narkoba berbagai jenis yakni diantaranya, 34 kilogram sabu-sabu, 1,8 kilogram ganja kering, 3.000 liter cairan mengandung narkotika.
(Ba’im.supri)

banner 970250
error: